Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 10 September 2016

Asma – Pengertian, Gejala, dan Pengobatan


Asma adalah suatu keadaan yang mempengaruhi saluran udara, menyebabkan otot saluran udara berkontraksi dan menyempit, menjadi meradang atau memproduksi lendir. Gejala asma dapat berkisar dari ringan sampai berat dan meliputi:
  • Batuk, terutama pada malam hari
  • Mengi
  • Sesak napas
  • Dada sesak, terasa nyeri atau tertekan
Setiap orang dengan asma akan memiliki tingkat keparahan yang berbeda gejala dan pemicu yang berbeda.  Beberapa orang dengan asma dapat tidak bergejala, namun terdapat fase ketika gejala memburuk yang disebut dengan serangan asma. Namun ada pula yang mungkin memiliki gejala asma setiap hari. Selain itu, beberapa orang dengan asma mungkin hanya mengalami asma ketika berolahraga atau terlalu lelah, atau ketika terserang infeksi seperti pilek.
Serangan asma ringan umumnya lebih sering terjadi. Biasanya, saluran udara yang menyepit akan terbuka dalam beberapa menit sampai beberapa jam. Serangan berat adalah ketika saluran napas menyempit lebih lama dan memerlukan bantuan medis segera. Cara mencegah serangan parah adalah dengan menjaga asma di bawah kontrol yang lebih baik.

Mengetahui Gejala Asma Awal
Secara umum, tanda-tanda ini tidak cukup parah untuk menghentikan pasien beraktivitas dalam kegiatan sehari-hari. Tapi, dengan mengenali tanda-tanda ini, penderita dapat menghentikan serangan asma atau mencegah agar tidak semakin buruk. Tanda-tanda ini dapat menjadi peringatan dini yang meliputi:
  • Sering batuk, terutama pada malam hari
  • Sulit bernapas atau Sesak napas
  • Merasa sangat lelah atau lemah saat berolahraga
  • Mengi atau batuk setelah latihan
  • Merasa mudah lelah, kesal, atau murung
  • Adanya penurunan fungsi paru-paru yang diukur dengan peakflowmeter, dengan cara meniupkan napas sekuat-kuatnya pada alat tersebut
  • Tanda-tanda flu, atau alergi (bersin, pilek, batuk, hidung tersumbat, sakit tenggorokan dan sakit kepala)
  • Sulit tidur.
Jika terdapat gejala tersebut, kenali sebagai tanda-tanda peringatan dini, sehingga diperlukan obat asma yang lebih seperti yang dijelaskan dalam rencana tindakan asma Anda.
Mengetahui Gejala Serangan Asma
Serangan asma adalah episode di mana otot yang mengelilingi saluran udara dipicu untuk mengencang. Pengencangan otot napas ini disebut bronkospasme. Selama serangan itu, lapisan saluran udara menjadi bengkak atau meradang dan sel-sel yang melapisi saluran udara menghasilkan lebih banyak lendir lebih dari biasanya.
Bronkospasme, peradangan dan produksi lendir merupakan penyebab gejala asma seperti kesulitan bernapas, mengi, batuk, sesak napas, dan kesulitan melakukan aktivitas normal sehari-hari. Gejala lain dari serangan asma meliputi:
  • Mengi parah ketika bernapas baik ketika tarik napas maupun mengeluarkan napas
  • Batuk yang tidak akan berhenti
  • Pernapasan Sangat cepat
  • Nyeri dada atau tekanan
  • Tarikan otot bantu pernapasan seperti otot leher, otot dada, dan tulang rusuk yang tampak naik turun akibat upaya napas yang berlebih
  • Kesulitan berbicara
  • Perasaan cemas atau panik
  • Pucat, wajah berkeringat dingin
  • Bibir biru atau kuku menjadi biru, yang dikenal dalam medis sebagai sianosis
Pengobatan
Beratnya serangan asma dapat meningkat dengan cepat, sehingga sangat penting untuk mengobati sesegera mungkin. Obat untuk serangan asma adalah inhaler yang bersifat bronkodilator atau melebarkan otot jalan napas.  Inhaler merupakan obat semprot yang dihirup melalui mulut. Cara pakainya juga tidak mudah. Diperlukan latihan berulang dan edukasi yang mendalam dari dokter untuk mengajari cara pakai inhaler ini.

Perawatan Asma
Pengobatan asma dini dan agresif adalah kunci untuk menghilangkan gejala dan mencegah serangan asma.

Obat Asma
Obat asma dapat bekerja dengan cepat untuk menghentikan batuk dan mengi dengan cara mengencerkan lendir saluran napas dan membuka otot jalan napas. Konsultasikan kepada dokter mengenai dosis dan pemakaian obat. Biasanya, obat asma yang diminum ini adalah sebagai “pengontrol gejala” dan tidak digunakan ketika serangan asma terjadi.

Inhaler Asma
Inhaler dapat digunakan sendiri di rumah. Cara pakainya jelas tidak mudah, mengingat penekanan tombol inhalernya juga harus tepat, yaitu sebaiknya ketika serangan asma, seseorang sedang membuang napas, maka inhaler itu disemprotkan. Kenapa? Karena ketika disemprotkan saat membuang napas, moment selanjutnya adalah ketika penderita menghirup napas sehingga obat justru akan masuk. Jika disemprotkan ketika menarik napas, penekanan tombol bisa saja terlambat dan justru obat malah terbuang.

Asma Nebuliser (Mesin Pernapasan)
Asma nebuliser merupakan suatu alat untuk memberikan obat uap dan tepat diberikan di UGD ketika seseorang mengalami serangan asma. Alat ini dapat mengubah cairan

Mengendalikan Pemicu Asma
Apa yang membuat gejala asma timbul? Belajar lebih banyak tentang pemicu asma dapat membantu penderita mengurangi kesempatan mengalami serangan asma. Setiap orang memiliki pemicu asma yang berbeda, dapat berupa debu, udara dingin, asap rokok, kelelahan, pikiran yang tertekan, makanan seperti seafood, telur, dan lain-lain. Catat apa yang menjadi pemicu Anda sehingga dapat dihindari di kemudian hari. Tes kulit untuk menentukan jenis alergi tertentu juga akan sangat bermanfaat.

Published: By: Master Teknik Indonesia - Sabtu, September 10, 2016

Rabu, 07 September 2016

Al-HIDAYAH MMHC

Dokter Muslimah  

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"

Salam kenal

Saya hanyalah seorang muslimah biasa, tak memiliki banyak ilmu, hanya saja kebetulan berprofesi sebagai dokter umum, maka dengan segala kesederhanaan dan keterbatasan yang ada, saya ingin bisa sedikit berbagi untuk saudariku kaum muslimah. Mudah-mudahan apa yang saya tulis ini dapat bermanfaat teman-teman semua dan untuk diri saya di dunia ini hingga di akhirat nanti sebagai timbangan amal shalih disisi Allah Jalla Jalaluh, aaamiin.  

 





 
Published: By: Master Teknik Indonesia - Rabu, September 07, 2016

6 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menggunakan Siwak

Kali ini, kita akan membahas tentang menyikat gigi khususnya dengan Siwak atau Miswak dari kayu arok (Salvadora persica)


Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda,
السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ
“Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb” (HR. Bukhari dan An Nasa’i).
Imam An Nawawi mengatakan, bahwa bersiwak (dari segi perbuatan) dapat diartikan apa saja yang bisa menghilangkan kotoran dari gigi dan mulut. Jadi, menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur, dan menggunakan benang gigi (flossing) dapat dikatakan sebagai kegiatan bersiwak.
Kali ini, kita akan membahas tentang menyikat gigi khususnya dengan Siwak atau Miswak dari kayu arok (Salvadora persica). Ada 6 hal yang perlu kita ketahui terkait siwak dan penggunaannya, yaitu:
1. Para ahli merekomendasikan siwak
Para ulama mengatakan bahwa siwak dari kayu arak lebih utama dibanding sikat gigi1.
World Health Organization (WHO) juga merekomendasikan siwak untuk menyikat gigi2.
Beberapa penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa penggunaan kayu siwak lebih efektif dalam mengurangi bakteri yang ada pada gigi dan mulut dibanding sikat gigi modern.
2. Kayu siwak membersihkan gigi dan mulut secara mekanis dan kimia sekaligus3
Secara mekanik, kayu siwak dapat menyikat permukaan gigi seperti halnya sikat gigi. Saat menggunakan siwak, kita tidak perlu menggunakan pasta gigi, karena kandungan dalam pasta gigi seperti antibakteri dan fluoride juga dimiliki oleh siwak (pembersihan secara kimiawi)4.
3. Cara memegang siwak
Tangan kanan atau tangan kiri? Gunakan tangan kanan jika berniat untuk menjalankan sunnah, tapi gunakan tangan kiri jika berniat membersihkan kotoran dari gigi dan mulut.
Bersiwak dengan niat sunnah misalnya, sebelum wudhu, saat akan sholat, membaca Al-Qur’an, masuk ke dalam rumah, dan saat bangun malam untuk sholat tahajjud.5
4. Bagian yang harus dibersihkan
Bagian gigi yang harus dibersihkan meliputi permukaan depan, sela antar gigi, permukaan dalam, dan permukaan untuk mengunyah. Gusi, lidah dan langit-langit mulut juga sebaiknya disikat karena dapat menjadi sarang bakteri.
5. Cara menyikat gigi dan mulut dengan siwak
Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan menyikat seluruh permukaan gigi tanpa terkecuali. Bentuk bulu siwak yang lurus dengan pegangannya akan sedikit menyulitkan saat menyikat gigi, khususnya untuk gigi belakang. Jadi, saat menggunakan siwak pastikan setiap permukaan gigi tersikat bersih agar tidak ada sisa makanan yang menumpuk.
6. Teknik menyikat gigi
Teknik yang digunakan pada dasarnya adalah menyikat tanpa melukai jaringan lunak. Sikat semua permukaan gigi dari gusi ke gigi satu arah, kecuali pada permukaan untuk mengunyah gunakan gerakan menggosok. Lidah dan langit-langit disikat dari belakang ke depan.
Published: By: Master Teknik Indonesia - Rabu, September 07, 2016

Seputar kesehatan rahim


Beberapa Gangguan Kesehatan alat Reproduksi bisa dialami baik itu Pria maupun Wanita, namun karena lebih banyaknya penyakit yang terjadi pada wanita, maka yang akan menjadi topik kita hari ini adalah tentang seputar kesehatan rahim. Mengenai Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita terkait seputar kesehatan rahim umumnya akibat dari Gangguan Kesehatan Reproduksi dikarenakan masalah-masalah yang tidak diduga, karena beberapa wanita yang memang selalu menjaga kebersihan Reproduksi akhirnya juga mengalami gangguan tersebut.
Penyakit yang sering dikeluhkan menyerang kesehatan reproduksi wanita adalah kanker serviks atau Kanker leher rahim. Jenis Kanker ini termasuk kanker paling mematikan nomer dua di dunia setelah kanker payudara. Kanker serviks yang sudah memasuki stadium lanjut biasanya sulit untuk disembuhkan dan akhirnya menyebabkan kematian dalam jangka waktu yang cepat. 
Serviks atau leher rahim/mulut rahim merupakan bagian ujung bawah rahim yang menonjol diatas vagina. Perkembangan kanker leher rahim terjadi secara bertahap, namun progresif. Agar anda terhindar dari penyakit yang mematikan ini, sebaiknya anda menghindari berapa hal yang menjadi Penyebab Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita yang diantaranya adalah:

Hubungan seks atau Pernikahan pada usia terlalu muda

Semakin muda perempuan melakukan hubungan seks, makan akan semakin meningkatkan resiko terkena kanker serviks. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh para ahli, didapatkan hasil bahwa perempuan yang melakukan hubungan seks pada usia kurang dari 17 tahun mempunyai resiko 3 kali lebih besar dari pada yang menikah atau berhubungan seks pada usia lebih dari 20 tahun.

Sering Berganti pasangan seksual

Selain dapat menjadi penyebab tertularnya virus HIV, suka berganti pasangan seksual juga akan meningkatkan penularan penyakit kelamin yang Mengganggu Kesehatan Reproduksi Wanita. Penyakit yang ditularkan seperti infeksi human papilloma virus (HPV) terbukti meningkatkan resiko kanker serviks, penis dan vulva. Resiko ini akan meningkat menjadi 10 kali lipat pada perempuan yang mempunyai pasangan seksual lebih dari 5 orang. 

Merokok

Wanita yang merokok memiliki resiko 2 kali lebih besar menderita kanker serviks dibandingkan dengan Wanita yang tidak merokok. Penelitian menunjukkan, lendir serviks pada Wanita perokok mengandung nikotin dan zat-zat lainnya yang juga terdapat pada rokok. Zat-zat tersebut menurunkan kekebalan serviks terhadap infeksi virus.

Konsumsi Kontrasepsi oral jangka panjang

Konsumsi pil-pil pengontrol kelahiran selama 5 tahun lebih dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada wanita-wanita dengan infeksi HPV.

Sering Hamil / Banyak anak

Dari beberapa penelitian ditemukan bahwa melahirkan banyak anak juga dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim diantara wanita-wanita dengan infeksi HPV dan Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita yang lain.

Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita

Setelah mengetahui beberapa hal yang bisa meningkatkan Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita, anda khususnya wanita tentu harus berhati-hati dalam mengatur pola hidup dan mencari pasangan. Karena Wanita yang mempunyai banyak mitra-mitra seksual mempunyai risiko lebih tinggi dari ancaman kanker leher rahim. Hal ini termasuk, seorang wanita mempunyai mitra hubungan seksual dengan seorang pria yang mempunyai banyak mitra-mitra seksual juga akan meningkatkan Resiko Kanker Serviks.
Seputar kesehatan rahim
Seputar kesehatan rahim
Kehamilan merupakan masa yang sangat membanggakan bagi wanita, apalagi bagi anda yang baru saja menjalani kehamilan pertama. Ibu hamil atau dikenal dengan istilah kedokteran gravida di dalamnya terdapat embrio yang mengalami pertumbuhan hingga 42 minggu. Pada masa awal kehamilan atau dikenal dengan istilah trimester memiliki kebutuhan yang berbeda, misalnya saja pada trimester pertama yang membutuhkan makanan yang mengandung asam folat dan beberapa makanan yang dapat menguatkan janin anda dikarenakan pada bulan-bulan pertama sangat rentan terhadap keguguran.
Memasuki pada usia kandungan di trimester kedua berbagai organ tubuh sudah mulai berkembang, sehingga pertumbuhan dan perkembangannya harus disertai dengan dukungan dari asupan nutrisi yang sesuai. Pengaturan pola makan harus anda perhatikan begitu juga ketika memasuki trimester akhir dimana persalinan sangat dekat dengan anda.Beberapa makanan yang sangat membantu dalam menyediakan energi dapat anda konsumsi dengan kebutuhan yang disesuaikan. Berbagai cara dilakukan dalam menjaga tumbuh kembang janin dari mulai makanan yang menutrisi hingga latihan bagi ibu hamil.
Meskipun demikian ibu hamil tidak saja sekedar kebutuhan asupan nutrisi dan latihan kehamilan akan tetapi ternyata ibu hamil berharap bahwa bayi yang mereka lahirkan kelak memiliki kulit yang putih dan bersih. Bahkan mitos yang beredar dimasyarakat kulit bayi yang bersih dan putih dapat dilakukan dengan senantiasa menjaga kebersihan air ketuban dari asupan makanan, betulkah demikian? Pada umunya kulit yang putih berasal dari gen alias diwariskan dari keluarga baik dari ibu ataupun ayah sehingga beberapa makanan tidak dapat mengubah gen tersebut akan tetapi dalam menjaga air ketuban yang bersih dan putih (tidak keruh) sehingga menjaga kesehatan rahim selama kehamilan dapat anda pilih beberapa makanan berikut :
1.    Air Putih
Ibu hamil memang disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan di dalam tubuhnya, anda disaranakan untuk mengkonsumsi air putih yang berpengaruh pada kejernihan air ketuban dan dapat membuat metabolisme yang lebih lancar pada tubuh anda. Beberapa ibu hamil merasakan mual ketika mengkonsumsi air putih, anda dapat mengkonsumsi air putih yang hangat dengan sedikit rasa dari perasaan lemon tentu saja tanpa tambahan gula .
2.    Kacang Hijau
Kacang hijau memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk ibu hamil, nutrisi yang dibutuhkan diantaranya adalah kandungan asam folat, protein, vitamin B1 dan B2 adapula kandungan kalsium dan fosfor yang dibutuhkan oleh ibu hamil.Selain itu kandungan protein nabati yang di miliki oleh kacang hijau dapat membantu perkembangan ibu hamil. Dengan rajin mengkonsumsi kacang hijau akan membantu dalam menjaga kejernihan air ketuban dan tentunya kesehatan janin lebih terjaga.
3.    Air Kelapa Muda
Berbagai ahli kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi air kelapa pada usia kandungan 6 bulan ke atas. Kandungan elektrolit yang terdapat di dalam air kelapa akan membantu dalam menjaga kesehatan rahim terutama kebersihan air ketuban. Dengan terjaganya kebersihan air ketuban akan membantu anda dalam menjaga kebersihan bayi di dalam kandungan anda.
Dengan demikian bagi anda yang sedang hamil, kandungan nutrisi yang terdapat di dalam makanan akan membantu anda dalam menjaga perkembangan bayi di dalam kandungan. Begitu juga manfaat yang dihasilkan oleh makanan yang anda konsumsi dalam menjaga beberapa faktor pendukung kesehatan termasuk makanan yang membantu anda dalam menjaga kesehatan rahim dan air ketuban yang tetap jernih. Dikutip dari berbagai sumber.
Published: By: Master Teknik Indonesia - Rabu, September 07, 2016

Tips Menghindari Keputihan

1. Setelah buang air, basuhlah dg benar, dari arah depan ke belakang (jangan bolak balik depan-belakang-depan). Bersihkan dulu bagian depan (vagina) setelah bersih kemudian bersihkan bagian belakang (anus), supaya bakteri dan jamur dll tidak menginfeksi vagina.
2. Cucilah kemaluan setiap kali setelah berhubungan dengan suami
3. Jagalah kelembapan kemaluan, hindari pakaian dalam yang ketat atau terbuat dari polyester / nylon, namun gunakanlah celana yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat atau katun.
4. Gantilah celana dalam minimal 3 kali dalam sehari (rajinlah mengganti celana dalam agar kemaluan tetap kering)
5. Hindari kebiasaan berendam dengan air hangat yang memudahkan masuknya jamur.
6. Jangan mudah tergiur dengan iklan herbal-herbal kewanitaan.


Published: By: Master Teknik Indonesia - Rabu, September 07, 2016

Profil

Saya hanyalah seorang muslimah biasa, tak memiliki banyak ilmu, hanya saja kebetulan berprofesi sebagai dokter umum, maka dengan segala kesederhanaan dan keterbatasan yang ada, saya ingin bisa sedikit berbagi untuk saudariku kaum muslimah. Mudah-mudahan apa yang saya tulis ini dapat bermanfaat teman-teman semua dan untuk diri saya di dunia ini hingga di akhirat nanti sebagai timbangan amal shalih disisi Allah Jalla Jalaluh, aaamiin


Published: By: Master Teknik Indonesia - Rabu, September 07, 2016